Home » Berita Utama » Nelayan Panipahan Kecebur Di Laut,  Lima Rekan Korban Tidak Tau 

Nelayan Panipahan Kecebur Di Laut,  Lima Rekan Korban Tidak Tau 

Sumatratimes.com – Anak buah kapal (ABK) ikan Panipahan, Pasir Limau Kapas (Palika) Rohil, KM S.27 bertonase 6 gross ton, atas nama Saiful Bahri (43), Jum’at, 6 Desember 2019, jatuh ke laut,  di perairan Rohil. Sampai Sabtu,  7 Desember 2019, Tim SAR belum menemukan jasad korban.
Hilangnya Saiful Bahri, dilaporkan Atjan  (53), nakhoda kapal jaring heko, KM S.27 dengan nomor lambung 1954, pada Jum’at,  6 Desember 2019.
“Diduga terjatuh ke laut, dan hingga kini belum ditemukan, Sabtu, 7 Desember  2019, belum ditemukan,” kata
Kepala Basarnas Pekanbaru, melalui Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan, Jacky Chen SH,  berdasarkan rilis yang diperoleh dari Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Riau, Sabtu,  7 Desember 2019.
Berdasarkan info dari nakhoda kapal,  Atjan (53), warga Jalan Dharma,  Panipahan, kapal tersebut juga memuat empat crew, yakni Hamdani (35), warga Jalan Sampai Niat, Panipahan, Anto (45), warga Gg Damai,  Oanipahan, Jali (58), warga Tanjung Balai Asahan, dan Saiful Bahri (43), warga Bagan Asahan (Sumut).
Atjan menceritakan bahwa pada hari Jum’at sekitar pukul 04.00 wb, Km.S.27 GT.6 no. 1594  yg di nahkodai nya berangkat dari Panipahan  ke laut untuk menangkap ikan, tiba pada posisi 2°24’300″N-100°31.500″E sekitar pukul 11.30 wib.
Setelah selesai menjaring ikan dan hendak kembali pulang ke Panipahan, rekan korban atas nama Jali  tidak ada melihat Saiful Bahri di atas kapal. Atjan menanyakan kepada rekan yang lainnya tapi tidak ada yang mengetahui.
Diduga Saiful Bahri terjatuh ke laut dan tidak diketahui rekan-rekan lainya, yang sama-sama bertugas mengurus jaring. Kapal pun melakukan pencarian dengan menyisir wilayah sekitarnya tapi tidak ada ditemukan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru mendapat Informasi kecelakaan di laut pada pukul 17.15 Wib, Sabtu, 7 Desember 2019, dari Kasatpolair Panipahan Iptu Sapto Hartoyo, bahwa telah terjadi kecelakaan pelayaran man over boat (orang terjatuh dari kapal) pada pukul 11.30 Wib, Jum’at, 6 Desember 2019.
Kepala Basarnas Pekanbaru melalui Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan Jacky Chen SH, melakukan koordinasi dengan pihak terkait, selanjutnya memberangkatkan satu  Tim Unit SAR Bagansiapiapi pada pukul 16.25 Wib untuk melakukan  pencarian di lokasi kejadian.
Tim Unit SAR Bagansiapiapi tiba di pelabuhan Panipahan pada pukul 19.30 Wib, dan berkoordinasi dengan Kasatpolair Panipahan untuk langkah selanjutnya. (rilis Humas Basarnas Riau)
Redaksi: Amran
x

Check Also

HTMS Chakri Naruebet, Kapal Induk Terkecil di Dunia

SumatraTimes.co.id – Amerika Serikat paling banyak memiliki kapal Induk. Dalam dunia kemiliteran modern kapal induk ...