Home » Pendidikan » Agar Bisa Bersaing, Kompetensi SDM Diminta Ditingkatkan
Agar bisa bersaing kompetensi sdm diminta ditingkatkan.

Agar Bisa Bersaing, Kompetensi SDM Diminta Ditingkatkan

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (PP KAGAMA) AAGN Ari Dwipayana, mengatakan kemampuan skill sumber daya manusia (SDM) khususnya generasi muda di berbagai bidang perlu ditingkatkan.

Hal ini dikatakan Ari terkait Seminar dan Expo 2019 menyambut Munas XIII KAGAMA, Kerja Sama PP KAGAMA – Pengda KAGAMA Sumatera Utara, dari tanggal 3-5 Oktober 2019, Di Ballroom Adimulia Hotel, Kota Medan, Sumatera Utara.

“SDM generasi muda dan kompetensinya harus ditingkatkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional,” kata Ari dalam siaran pers, Kamis (3/10/2019), dikutip dari kompas.com.

Ari bersyukur, karena pemerintah Indonesia telah membuktikan komitmennya dalam penciptaan ekosistem kewirausahaan yang lebih kondusif, seperti mengadakan berbagai program termasuk pendampingan, mentorship, maupun dukungan, dan fasilitasi.

“Kementerian Perindustrian, misalnya, memiliki target spesifik untuk menambah 20.000 pengusaha baru pada akhir 2020,” ujar Ari, yang juga Staf Khusus Presiden Bidang Politik dan Pemerintahan itu.

Menurutnya, penting bagi kita semua untuk ikut merefleksikan kondisi, dan kesiapan sektor kewirausahaan, dan kewirausahaan sosial oleh para ahli dan praktisi yang mumpuni dibidangnya.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut, berbagai agenda digelar mulai tanggal 3 – 5 Oktober 2019, di Ballroom Hotel Adimulia, Kota Medan: Pameran Milenial Fest Industri 4.0, Seminar Milenial Fest Industri 4.0, Kompetisi Startup dan Industri Kreatif serta Inovasi dan Penelitian Kampus, serta lomba PUBG dan Mobile Legends.

Ketua Pengda KAGAMA Sumut, Hamied Wijaya memaparkan sebanyak 100 booth telah mendaftar dan mengikuti pameran. Rinciannya industri kreatif sebanyak 23 booth, start-up sebanyak 33 booth, artificial intelegence/ robotic sebanyak 9 booth, dan inovasi kampus 35 booth.

Selain itu juga diselenggarakan lomba-lomba, yakni lomba inovasi dan penelitian millenial diikuti 35 grup, start-up 20 grup, eSport 100 grup, dan fotografi diikuri oleh 30 grup. Untuk seminarnya sendiri kata Hamid akan dibagi dalam tiga sesi.

Sesi pertama membahas Inovasi dan Disrupsi Industri 4.0; Sesi kedua tentang Smart City Menuju Industri 4.0; dan sesi ketiga tentang Kewirausahaan dan Kewirausahaan Sosial dalam Era Revolusi Industri 4.0.

“Seminar sesi pertama dan kedua dilaksanakan pada hari Kamis 3 Oktober 2019, sedang sesi ketiga dilaksanakan pada hari Jumat 4 Oktober 2019,” kata Hamied.

Bertindak selaku keynote speaker adalah: Wimboh Santoso (Ketua OJK), Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian RI), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah). Adapun yang menjadi pembicara sesi pertama adalah Michael Reza Say (VP Corporate Affairs Gojek), Paripurna P Sugarda (Wakil Rektor UGM).

Pembicara sesi kedua Rini Rachmawati (Staf Ahli Menkominfo), Muhammad Aditya (Gamatechno), Musa Rajekshah (Wagub Sumatera Utara). Sedang pembicara sesi ketiga adalah Alamanda Shantika Santoso (President Direktor of Binar Academy), Hendri Saparini (Founder CORE Indonesia), Arina N Baroroh (Project Manager Du’Anyam), dengan moderator Brigita Manohara, presenter TV One.

Editor: Amran

x

Check Also

Kemendikbud Tetapkan 267 Warisan Budaya Tak Benda

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan 267 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Dikutip ...