Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home » Pendidikan » Provinsi Jawa Timur Juara Umum O2SN 2019
Mendikbud Muhadjir Effendy, menyerahkan tropi Juara Umum O2SN 2019, di Semarang, Jumat (30/8/2019). Foto: Kemendikbud

Provinsi Jawa Timur Juara Umum O2SN 2019

SEMARANG — Perhelatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2019, resmi ditutup Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, H Muhadjir Effendy, di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (30/8/2019).

Provinsi Jawa Timur keluar sebagai juara umum dengan meraih total 49 medali dengan rincian, 27 emas, 11 perak, dan 11 perunggu. Posisi kedua hingga kelima diraih Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan Bali.

Mendikbud Muhadjir Effendy menyampaikan apresiasi terhadap prestasi yang diraih para siswa dalam ajang O2SN.

“Selamat kepada para atlet yang hadir di Semarang (dan Banda Aceh) yang sudah bekerja keras untuk menunjukkan prestasi terbaiknya, saya yakin kamu semua juara, dan membawa titel juara,” ujar Mendikbud.

Menurutnya, para siswa pun harus disiapkan untuk dapat berprestasi di skala internasional, melalui pembinaan yang berjenjang.

“Harapan saya, anak-anak sekalian yang ikut olimpiade olahraga ini akan kita kirim ke pertandingan internasional, maka berlatihlah dengan gigih. Kepala Dinas dan Kepala Sekolah agar menyiapkan anak yang berprestasi di O2SN ini agar bisa berprestasi di jenjang internasional,” pesan Muhadjir.

Muhadjir Effendy mengungkapkan akan menyiapkan pembinaan intensif bagi para juara O2SN. Pembinaan ini untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul di bidang olahraga, sehingga dapat turut bersaing di tingkat internasional.

“Mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sampai sekolah menengah atas, kita akan berikan talent scouting, untuk menyiapkan para siswa berprestasi ini untuk kompetisi yang lebih lanjut, terutama event internasional,” ujar Menteri Muhadjir.

Mendikbud berharap penyiapan SDM unggul harus fokus untuk mendukung kemampuan istimewa siswa, hingga mencapai prestasi puncak.

“Pokoknya saya minta semua anak diperhatikan kemampuan istimewanya, semua anak pasti memiliki kemampuan istimewa, tidak ada yang tidak. tugas guru adalah mencari, dan mendeteksi kemampuan masing-masing kemudian dibina, dan kemudian mencapai puncak prestasi. Itulah namanya generasi unggul, termasuk di olahraga ini,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah, Malang, tersebut.

O2SN 2019 ini yang merupakan penyelenggaraan ke 12 kali, diikuti 1.938 peserta. Penyelenggaraan O2SN kali ini berlangsung di dua kota, yaitu Semarang, Jawa Tengah, dan Banda Aceh.

Terdapat sembilan cabang yang dilombakan, yaitu renang, atletik, bulu tangkis, senam, pencak silat, karate, bocce, balap kursi roda, dan catur.

Tema yang diusung pada O2SN tahun 2019 ini adalah ‘Generasi Sehat dan Generasi Tangguh’.  (sumber web kemendikbud)

Editor: Amran

x

Check Also

Ekspor Pesawat, Jasa Besar Habibie di Industri Penerbangan RI

  JAKARTA — Sosok almarhum Presiden Indonesia ke tiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie dinilai berjasa ...